Selamat datang di website berita terpercaya Detektifindonesianews.com

2000 Ton Beras Bulog dari Jawa Barat Rusak Tiba Transit Di Dumai, Awak Media Pertanyakan Perum BULOG Kanwil Riau & Kepri




Dumai - Riau

Menindak lanjuti informasi beras Bulog dari Provinsi Jawa Barat sebanyak 2000 Ton dalam kondisi Rusak,tiba di Pelabuhan Pelindo Dumai, Dermaga C , pada 20 Mei 2026 menggunakan Kapal Tongkang. 

Sejumlah pihak menduga sebagian beras mengalami kerusakan akibat terpapar air selama proses pengangkutan. Namun hingga kini belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah pasti beras yang mengalami penurunan kualitas maupun hasil pemeriksaan laboratorium terkait kelayakan konsumsi.

Lebih lanjut awak media melakukan konfirmasi kepada pihak Perum BULOG Cabang Dumai melalui Asisten Manajer, Riyanto Aprizal.

Namun jawaban yang diberikan kepada awak Media kurang memuaskan, pasal nya pihak nya di Perum Cabang Dumai tidak mengetahui kemana penyaluran beras Bulog sebanyak 2000 ton tersebut. 

Dirinya mengakui kedatangan beras Bulog dari provinsi Jawa Barat di pelabuhan Pelindo Dumai Dermaga C yang telah tiba menggunakan Kapal Tongkang, ia juga menyebut proses pengangkutan dilakukan oleh pihak Jasa Prima Logistik (JPL). Sementara beras yang saat ini berada di wilayah Dumai disebut tersimpan di Gudang Bagan Besar, ". Akunya ketika di konfirmasi. 

Yang kami ketahui memang ada beras BULOG yang datang dari Jawa Barat dan transit di Dumai. Namun terkait tujuan distribusinya, kami tidak mengetahui secara detail,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Hal Terpisah :

Awak media mendatangi Kantor Perum BULOG Kanwil Riau & Kepri yang beralamat Jalan Cuk Nyak Dhien No, 24 Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru Riau. 

Saat dikonfirmasi langsung ,Manajer Operasional Deny mengatakan, " Terkait kedatangan beras BULOG dari Provinsi Jawa Barat ke kota Dumai Provinsi Riau, dirinya membenarkan dan semua sudah dikirim ke beberapa titik cabang daerah dan saat ini beras Bulog di simpan di masing masing gudang untuk di sortir terlebih dahulu. " Ucapnya saat di Konfirmasi pada Rabu ( 10/6/2026 ). 

Menurutnya, " Beras Bulog dari Jawa Barat sebelumnya dalam kondisi baik dan hal itu kami akan lakukan penyortiran terlebih dahulu sebelum dikirim kepada penerima semuanya akan kami laporkan .

" Kami pastikan nantinya,hasil dari penyortiran beras Bulog yang rusak tersebut sudah layak untuk dikonsumsi bagi masyarakat ,". Jelas Deny saat di mintai keterangan. 

Deny juga menambahkan kalau dari pemuatan, pengantaran sampai ke Gudang Gudang kita itu semua tanggung jawab Jasa Prima Logistik ( JPL) , tapi untuk kondisi yang akan diterima kepada masyarakat tidak seperti kondisi yang rusak sebelumnya dan masyarakat akan menerima posisinya baik,kemasannya baik, timbangan nya baik, dari sisi kualitas dan kuantitas kita bisa jamin, " . Tutup Deny. ( Red) 










Post a Comment

Lebih baru Lebih lama