Gambar Ilustrasi by IA
Rokan Hilir – Riau
Pembangunan gedung baru MAN 1 Rokan Hilir yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan keretakan pada bagian lantai selasar serta indikasi kemiringan pada bangunan yang usianya masih relatif baru.
Proyek pembangunan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.079.441.000,00.
Munculnya dugaan kerusakan pada bangunan memicu pertanyaan mengenai kualitas pelaksanaan pekerjaan, kesesuaian dengan spesifikasi teknis (bestek), serta proses pengawasan selama proyek berlangsung.
Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp pada Selasa (14/7/2026), Kepala MAN 1 Rokan Hilir, Hj. Maspura, menyampaikan bahwa hingga saat ini gedung baru tersebut belum diserahterimakan kepada pihak madrasah.
"Belum serah terima," jawab Hj. Maspura secara singkat.
Menanggapi dugaan keretakan yang menjadi sorotan, ia menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui secara pasti penyebab munculnya keretakan tersebut.
Namun demikian, informasi mengenai kondisi bangunan telah disampaikan kepada pihak yang berwenang di lingkungan Kementerian Agama.
"Tentang retak itu terus terang kami tidak mengerti penyebabnya dan kami sudah berkabar ke atasan kami," ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pihak madrasah telah melaporkan kondisi bangunan kepada pimpinan sebagai bentuk tindak lanjut, mengingat proses serah terima pekerjaan belum dilakukan sehingga tanggung jawab teknis masih berada pada pihak pelaksana proyek sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk Kementerian Agama dan pihak teknis yang berwenang, segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi gedung guna memastikan penyebab keretakan, menilai kelayakan konstruksi, serta menjamin keamanan bangunan sebelum dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pejabat berwenang di lingkungan Kementerian Agama terkait hasil evaluasi teknis atas dugaan keretakan tersebut.
Media masih berupaya memperoleh konfirmasi lebih lanjut untuk menjaga keberimbangan informasi.( Red)

Posting Komentar